Aspek Teknis Produksi Tempe Tahu

Bahan Baku 

Untuk memproduksi tempe tahu di gunakan bahan baku pokok yang sama, yaitu kedele. Jenis kedele terdiri atas 4 macam, kedele kuning, kedele hitam, kedele coklat dan kedele hijau. Para pengrajin tempe biasanya memakai kedele kuning sebagai bahan baku utama. Pengrajin tempe tahu biasanya menggunakan kedele kuning, akan tetapi juga kedele jenis lain, terutama kedele hitam.

Kedele berbiji besar bila bobot 100 bijinya lebih dari 13 gram, kedele berbiji sedang bila bobot 100 bijinya antara 11 – 13 gram dan kedele berbiji kecil bila bobot 100 bijinya antara 7 -11 gram. Biji kedele yang dipakai oleh para pengrajin untuk membuat tempe harus di kupas lebih dahulu dan biji kedele tahu digiling sesudah biji kedele di rendam sekitar 7 jam lebih dahulu.
Alat perontok biji kedele dapat digerakkan dengan listrik maupun dengan penset tergantung persediaan listrik di Sentra dari PLN. Biaya listrik/solar di hitung dari jumlah biaya yang dibagi antara para pengrajin di Sentra produksi sesuai dengan rumusyang disetujui antara anggota Kelompok dengan KOPTI.

Syarat mutu kedele untuk memproduksi tempe tahu kualitas pertama adalah sebagai berikut :
· Bebas dari sisa tanaman (kulit palang, potongan batang atau ranting, batu, kerikil, tanah atau biji-bijian)
· Biji kedele tidak luka atau bebas serangan hama dan penyakit
· Biji kedele tidak memar
· Kulit biji kedele tidak keriput.

Tingkat mutu kedele dapat di pilah sesuai kelas mutu sbb :

Tabel 3. Syarat Pokok Mutu Kedele

Kriteria % Bobot

Mutu I

Mutu II

Mutu III

1. Kadar air maksimum

2. Kotoran maksimum

3. Butir rusak

4. Butir keriput

5. Butir belah

6. Butir warna lain

13 %

1 %

2 %

0 %

1 %

0 %

14 %

2 %

3 %

5 %

3 %

5 %

16 %

5 %

5 %

8 %

5 %

10 %

Sumber : SK Menteri No 501/Kpts/TP.803/8/1994

Bahan Pembantu Pembuatan Tempe

Dalam pembuatan tempe di kenal beberapa macam ragi atau laru tempe digunakan dalam proses fermentasi yang menghasilkan tempe dengan kualitas tinggi. Secara tradisional para pengrajin membuat laru tempe dengan menggunakan tempe yang sudah jadi. Tempe tersebut di iris-iris tipis, dikeringkan, digiling menjadi bubuk halus dan hasilnya di gunakan sebagai bahan inokulum dalam proses fermentasi.

Laru lain yang sering dipakai adalah miselium kapang yang tumbuh di permukaan tempe. Salah satu macam laru dari Jawa Tengah disebut usar, di buat dengan cara membiarkan spora kapang dari udara tumbuh pada kedele matang, yang ditaruh antara dua lapis daun waru dan daun jati atau daun pisang bekas pembungkus tempe. Setelah itu laru diremas-remas lalu dicampurkan ke dalam biji kedele yang hendak di lakukan peragian. Untuk satu kilo kedele diperkirakan membutuhkan 2 atau 3 lembar daun yang mengandung aru.

Dalam praktek terjadi kesulitan memperoleh laru daun karena laru daun tidak dapat disimpan lama dan jumlah pemakaian sulit di pastikan. Oleh karena itu banyak pengrajin tempe membeli laru buatan berbentuk tepung di pasar.
Bahan-bahan lain yang digunakan untuk membuat laru adalah beras, terigu dan air bersih. Air bersih di pakai juga dalam proses produksi tempe untuk mencuci serta merebus biji kedele sebelum proses fermentasi. Bahan pembungkus tempe adalah daun pisang maupun plastik berlubang-lubang.

Bahan Pembantu Pembuatan Tahu

Bahan baku untuk membuat tahu kualitas tinggi adalah kedele putih berbiji besar-besar. Kemudian perlu juga asam cuka (kadar 90 %) yang dipakai sebagai campuran sari kedele agar dapat menggumpal menjadi tahu. Selain asam cuka dapat juga di pakai batu tahu (CaSo4) atau sulfat kapur yang telah di bakar dan ditumbuk dibuat tepung.

Dalam seluruh proses produksi tahu air bersih amat penting, baik untuk mencuci, merendam maupun untuk membuat sari kedele. Kalau pengrajin ingin membuat tahu kuning perlu menambah kunyit yang telah diparut dan diperas. Untuk menambah rasa asin, misalnya dapat menambah garam, untuk menambah rasa wangi sari kedele dicampur, misalnya dengan bubuk ketumbar, jintan, kapol, cengkeh, pala atau bahan-bahan dari ramu-ramuan lain. Pengrajin dapat pula membeli bubuk wangi buatan, misalnya bubuk buatan Cina.

Tenaga kerja

Tenaga kerja usaha kecil tempe tahu sebagian besar terdiri dari anggota keluarga para pemilik usaha tersebut, yaitu saudara dan anak para pemilik. Tingkat pendidikan umumnya relatif rendah sampai Sekolah Dasar. Sedangkan keterampilan yang di miliki di peroleh dari pengalaman setelah lama bekerja pada perusahaan kecil tempe tahu. Berdasarkan perhitungan tenaga kerja satu pengrajin mampu memproduksi 75 kg kedele menjadi tempe sehari. Untuk memproduksi 100 kg tahu kebutuhan tenaga kerja dua orang pengrajin.

Proses Produksi

Proses Produksi Tempe

Tahapan proses produksi tempe adalah sbb :

 

  1. Biji kedele yang telah di pilih/di bersihkan dari kotoran, dicuci dengan air PDAM atau air sumur yang bersih selama 1 jam.

  2. Setelah bersih kedele di rebus dalam air selama 2 jam.

  3. Kemudian direndam 12 jam dalam air panas/hangat bekas air perebusan dengan maksud supaya kedele mengembang.

  4. Berikutnya di rendam dalam air dingin selama 12 jam.

  5. Setelah 24 jam seperti butir 3 dan butir 4 diatas, kedele di cuci/dikuliti (dikupas).

  6. Setelah di kupas , direbus untuk membunuh bakteri yang kemungkinan tumbuh selama perendaman.

  7. Kedele di ambil dari dandang, letakkan di atas tampah dan diratakan tipis-tipis. Biarkan dingin sampai permukaan keping kedele kering dan airnya menetes habis.

  8. Kemudian di campur dengan laru (ragi 2 %) guna mempercepat/meransang pertumbuhan jamur. Proses mencampur kedele dengan ragi memakan waktu sekitar 20 menit. Tahap peragian (fermentasi) adalah kunci keberhasilan atau tidaknya membuat tempe kedele.

  9. Bila campuran bahan fermentasi kedele sudah rata, kemudian dicetak pada loyang atau cetakan kayu dengan lapisan plastik atau daun yang akhirnya di pakai sebagai pembungkus. Sebelumnya, plastik di lobangi/ditusuk-tusuk. Maksudnya ialah untuk memberi udara supaya jamur yang tumbuh berwarna putih. Proses percetakan/pembungkus memakan waktu 3 jam.

  10. Campuran kedele yang telah dicetak dan diratakan permukaannya di hamparkan di atas rak dan kemudian ditutup selama 24 jam.

  11. Setelah 24 jam tutup di buka dan didinginkan/diangin-anginkan selama 24 jam. Setelah ini campuran kedele telah menjadi tempe siap jual.

  12. Untuk tahan lama, tempe yang misalnya akan menjadi produk ekspor dapat di bekukan dan dikirim ke luar negeri di dalam peti kemas pendingin. Proses membekukan tempu untuk ekspor sbb : mula-mula tempe di iris-iris setebal 2 – 3 cm dan di blanching direndam dalam air mendidih selama lima menit untuk mengaktifkan kapang dan enzim. Kemudian tempe di bungkus dengan plastik selofan dan di bekukan pada suhu 40 derajat Celcius sekitar 6 jam. Setelah beku disimpan pada suhu beku sekitar 20 derajat celcius selama 100 hari tanpa mengalami perubahan sifat penampak warna, bau dan rasa.

 

Proses produksi Tahu

Tahap dalam proses produksi tahu adalah sbb :

  1. Kedele dipilih dengan penampi untuk memilih biji kedele besar. Kemudian di cuci serta direndam dalam air besar selama 6 jam.

  2. Setelah di rendam di cuci kembali sekitar 1/2 jam

  3. Setelah di cuci bersih kedelai di bagi-bagi diletakkan dalam ebleg terbuat dari bambu atau plastik.

  4. Selanjutnya kedele giling sampai halus, dan butir kedele mengalir dengan sendirinya kedalam tong penampung.

  5. Selesai digiling langsung direbus selama 15 – 20 menit mempergunakan wajar dengan ukuran yang besar-besar . Sebaiknya jarak waktu antara selesai digiling dan dimasak jangan lebih dari 5 – 10 menit, supaya kualitas tahu menjadi baik.

  6. Selesai di masak bubur kedele diangkat dari wajan ke bak/tong untuk disaring menggunakan kain belacu atau mori kasar yang telah di letakkan pada sangkar bambu. Agar bubur dapat di saring sekuat-kuatnya diletakkan sebuah papan kayu pada kain itu lalu ada satu orang naik di atasnya dan menggoyang-goyang, supaya terperas semua air yang masih ada pada bubur kedele. Limbah dari penyaringan berupa ampas tahu. Kalau perlu ampas tahu diperas lagi dengan menyiram air panas sampai tidak mengandung sari lagi. Pekerjaan penyaringan di lakukan berkali-kali hingga bubur kedele habis.

  7. Air sampingan yang tertampung dalam tong warna kuning atau putih adalah bahan yang akan menjadi tahu. Air saringan di campur dengan asam cuka untuk menggumpalkan. Sebagai tambahan asam cuka dapat juga air kelapa atau cairan whey (air sari tahu bila tahu telah menggumpal) yang telah di eramkan maupun bubuk batu tahu (sulfat kapur)

  8. Gumpalan atau jonjot putih yang mulai mengendap itulah yang nanti sesudah di cetak menjadi tahu. Air asam yang masih ada dipisahkan dari jonjot-jonjot tahu dan disimpan, sebab air asam cuka masih dapat digunakan lagi. Endapan tahu dituangkan dalam kotak ukuran misalnya 50 x 60 cm 2 dan sebagai alasnya di hamparkan kain belacu. Adonan tahu kotak dikempa, sehingga air yang masih tercampur dalam adonan tahu itu terperas habis. Pengempaan dilakukan sekitar 1 menit, adonan tahu terbentuk kotak, yang sudah padat, di potong-potong, misalnya dengan ukuran 6 x 4 cm 2, sebelulm menjadi tahu siap di jual.

 

Sarana Produksi

Sentra produksi tempe tahu sudah di bangun di beberapa wilayah dengan KOPTI sebagai pengembang. DI sentra yang sudah ada, masing-masing pengrajin mendapat rumah termasuk ruang produksi tempe tahu. Dengan kombinasi rumah tipe sederhana dengan ruang produksi para pengrajin hanya dapat melanjutkan produksi yang ada dengan alat produksi tradisional.

Dalam Model KPKT ini KOPTI dapat membangun ruang produksi dan rumah pengrajin secara terpisah. Satu gedung produksi dapat di pakai oleh satu kelompok pengrajin. Gedung produksi harus lengkap dengan saluran air bersih, saluran listrik, gudang bahan baku, mesin penggiling kedele serta prasarana lainnya yang melayani semua pengrajin. Di gedung produksi tersebut nanti para pengrajin dapat menetapkan alat produksi untuk membuat produk baru (diversifikasi) yaitu ada kemungkinan merubah cara produksi dari cara pengrajin rumah tangga ke industri makanan.

Tanah Sentra Produksi Tempe Tahu Milik KOPTI. Jumlah pengrajin yang ditetapkan sesuai dengan luas tanah maupun RUTR tentang penggunaan tanah sebagai sentra PTT.

Masing-masing pengrajin dapat menerima hak atas sewa maupun membeli suatu bagian dari gedung produksi serta hak atas memakai dan menerima jasa dari seluruh prasarana yang disediakan di Sentra. Di samping itu masing-masing peserta Sentra memerlukan alat produksi milik sendiri. Rincian dari kebutuhan sarana serta prasarana produksi dicantumkan pada Bab VI Aspek Keuangan dalam perhitungan Biaya Proyek. Dalam perhitungan tersebut biaya modal kerja juga di perhitungkan dengan jumlah sesuai dengan asumsi tentang hasil produksi tempe tahu.

Sumber: Sistem Informasi Pola Pembiayaan / Lending Model Usaha Kecil

About these ads

41 Responses so far »

  1. 1

    ejatmiko said,

    Halo Mbak Sartika,

    untuk step by step pembuatan tempe, coba lihat di sini:
    untuk step by step pembuatan tahu, silahkan lihat di sini

    Semoga cocok dengan yang diperlukan ya….

  2. 2

    nia said,

    ass. gimana cara pembuatan tahu yang lebih modern? dan juga bagai mana rekayasa proses pada pembuatan tahu sehingga pada saat proses pembuatan tahu lebih efektif, efesien dan optimal? terimaksih……..?
    wassalam

  3. 3

    bursa said,

    wa’alaikum salam nia,

    terima kasih sudah mampir ke sini ya. tapi sementara ini kami belum ada informasi yang nia perlukan. ada yang bisa bantu?

    salam,
    echa jatmiko

  4. 4

    afif said,

    hi ….
    ehm saya ada rencana untuk membuat usaha tahu dan tempe dijakarta.
    mungkin anda bisa membantu saya dalam hal ataupun proses utk membuat usaha tersebut ?

  5. 5

    bursa said,

    hai afif,
    wah maaf yah, kami tidak punya pengalaman dan pengetahuan tentang usaha tahu dan tempe di Jakarta. Jadi tidak bisa bantu. Mungkin Anda bisa langsung menghubungi sumber tulisan di atas.

    Semoga usaha Anda lancar dan berhasil ya…

    salam,
    echa jatmiko

  6. 6

    sylvi Butt said,

    salam saya kebetulan berdomisli di pakistan . dan di kota dimana saya tinggal sulit sekali untuk mendapatkan tahu atau tempe . ada juga jauh 8 jam perjalanan dari kota saya hanya untuk mendapatkan tahu dan tempe please kasih resep kilat yang mempermudahkan dalam pembuatan tempe dan tahu untuk di konsumsi sendiri apa ada cara lain . terima kasih .saat ini saya sudah melakukan uji coba pembuatan tauge dan telur asin dan Alhamdulilah sukses lumayan lah untuk nambah2 kangen Tanah Air . Thanks atas info nya saya tunggu

    salam hangat

    sylvi Butt

  7. 7

    ejatmiko said,

    Halo Mbak Sylvi Butt,

    untuk pembuatan tahun untuk dikonsumsi sendiri, silahkan lihat:

    semoga sesuai dengan yang dicari ya, Mbak

  8. 8

    yossi said,

    Mohon dibantu proses pembuatan stik tahu / snack tahu seperti yang ada di pasaran bagaimana cara & resepnya.

    Terimakasih.

  9. 9

    darmawan said,

    salam kenal, saya tinggal di Nias sumatera utara, daerah bencana gempa tahun 2005. saya tertarik dengan cara membuat tahu dan tempe. Harapan saya, komoditi ini bisa berkembang di daerah saya. Mohon bantuan tentang alat-alat yang diperlukan, apabila diproduksi dalam jumlah yang banyak. Terima kasih atas bantuannya

  10. 10

    sartika said,

    saya ini tinggal di eropa jadi untuk cara buat tempe dan tahu itu sangat
    penting buat saya,kalau boleh tolong di jelaskan lebih rinci dan juga alat
    apa yang perlu di gunakan untuk pembuatan tahu dan juga tempe kalau
    cuaca yang berbeda dengan indonesia,tepatnya saya tinggal di

    Flat 3 Culham House
    Bracknell,RG12 9LX
    United Kingdom (ENGLAND)

    kalau boleh lebih lengkap lagi,ini adalah masukan yang sangat baik,
    terima kasih.
    Byee…..

  11. 11

    ejatmiko said,

    Halo Mbak Sartika,

    untuk step by step pembuatan tempe, coba lihat di sini: http://keluargacemara.net/dapur/?p=50

    untuk step by step pembuatan tahu, silahkan lihat di sini: http://bankresep.wordpress.com/2007/05/28/pembuatan-tofutahu/

    Semoga sesuai dengan yang diperlukan ya…

  12. 12

    Sugeng said,

    Saya sudah lama ingin buat pabrik tahu, tapi gak tahu darimana dapatkan mesinnya dan berapa investasinya, bisa bantu ?

  13. 13

    ejatmiko said,

    Wah, maaf Mas Sugeng, kami tidak bisa bantu.
    Mungkin Mas Sugeng bisa menghubungi badan sumber informasi di atas.
    Semoga sukses ya, Mas…

  14. 14

    sugeng prayitno said,

    Dear Bapak/Ibu

    saya bermaksud ingin buka pabrik tahu. Apa kiranya bisa bantu dimana yang jaul dan berapa harganya penggiling kedele untuk tahu

    Tks
    Sugeng P
    kavling sawah indah blok b no. 19 rt 06/05 Marga mulaya bekasi
    tlp 021-8854071

  15. 15

    anne kusuma said,

    Dear bapak/ibu,

    Saya mau tanya tentang informasi pembuatan tahu pong atau tahu semedang. dimanakah saya bisa dapat kan informasi tersebut.
    mohon bantuannya…..

    terimakasih
    anne

  16. 16

    ejatmiko said,

    Dear Mbak Anne Kusuma,

    mohon maaf, Mbak, karena kami sendiri tidak punya info yang Mbak perlukan. Semoga segera ketemu ya, Mbak

  17. 17

    ayu said,

    Pak,

    Bila boleh mohon penjelasan lebih lengkap pembuatan ragi/laru tempe dengan menggunakan beras, terigu dan air besih.

    terima kasih

  18. 18

    era said,

    Menarik, karena memang udah lama nyari pengen buat tahu dewe..makasih banget, nanti kalo tahu udah jadi..dikabarii

  19. 19

    dwi Yanto said,

    Kebetulan OrangTua saya baru saja merintis usaha Tahu adakah saran bagaimana memajukan usaha tersebut.Thanks

  20. 20

    Nie said,

    tolong ada yang tahu jumlah produksi tahu di Indonesia tahun terbaru

  21. 21

    bram said,

    Pak Jatmiko yang saya Hormati,apa kabar ? Doa kami Bpk Ibu sekeluarga semua dalam keadaan baik2. profesi saya dokter di Batam, saya sangat ingin produksi Tahu, apakah Pak Jatmiko ada nasehat untuk saya? Terima Kasih Pak Jatmiko.

  22. 22

    Heriyadi said,

    wah, resepnya bagus-bagus ya, terima kasih mas. kalau boleh saya mau berlangganan lewat e-mail. terima kasih ya….

  23. 23

    ejatmiko said,

    terima kasih mas heriyadi. tapi resepnya bukan resep saya loh. saya cuma ngumpulin aja. Nggak periodik juga. Kalau ada yang baru ya saya tambahkan, kalau nggak ya statis. Jadi nggak ada fasilitas langganan via emailnya.

  24. 24

    indra said,

    fren, bisa g minta tolong???
    beri cntoh perhitungan proses pembuatan tahu secrateknik prosesnya..
    misalnya dari basis brp kg, mghasilkan brpa n yg terbuang brapa?

  25. 25

    indra said,

    tolong kirim ke email q y..

  26. 26

    saya inggin membuka usaha tahu dan tempe, langkah-langkah apa saja yang saya perlu lakukan?
    bagaimana cara-cara mambuat tahu tempe yang baik dan benar. tolong kirim ke a-mail saya(siketutsuwarko@yahoo.com)
    terimakasih….

  27. 27

    Adi said,

    Ass. Adik saya di kampung sudah lama ingin usaha tahu. Kebetulan orang tua saya salah satu petani kacang kedele. Kendala kami kesulitan mencari bahan penggumpal seperti batu tahu. Kami mohon informasinya dimana dapat pesan bahan penggumpal tahu dan minta sarannya. terima kasih atas tanggapannya.

  28. 28

    ari said,

    pak ,pemasaran area bapak dimana saja? dan omset/perhitungan nya sampai berapa?
    terimakasih
    wassalamu’alaikum wr wb

  29. 29

    Uul said,

    Pak Jatmiko yang saya hormati, saya ingin membuat tahu kuning (tahu takwa), apakah bapak mempunyai resepnya? karena saya pernah membikin tahu kuning tapi warna kuningnya hanya di luar saja tidak meresap keseluruhan. Mohon jika ada jawaban agar dikirim ke email saya di alamat uultty@yahoo.com. terimakasih.

  30. 30

    Erna said,

    Pak Jatmiko, adakah resep untuk membuat tahu telur.
    Saya ingin sekali mencoba membuatnya,
    karena keluarga saya gemar memakan tahu telur
    (karena teksturnya lembut sekali).
    Terima kasih

  31. 31

    Maria said,

    Thank you buat resepnya.
    Kalo mau bikin tahu kuning seperti tahu bandung gimana caranya? CUman tambah kunyit saja?

  32. 32

    amsal said,

    saya perlu beberapa spesifikasi alat-alat atau mesin pembuat tahu,mohon bantuannya,terima kasih.

  33. 33

    Edwin said,

    Bagaimana caranya memproduksi tahu kuning yang nantinya siap dipasarkan. THX Reg.

  34. 34

    dwirinariratih said,

    aswrbr . apa khabar semua kel di sini saya ratih seorang Ibu Rumah tangga yg mengikuti suami tugas di Kota Kinabalu Malaysia Timur , saya ingin sekali membuat Tahu / tempe tapi koq engak jadi ya , tolong di beri resep nya boleh engak ya , mungkin saya membuat tahu / tempe salah ukurannya makasih ya sebelumnya , wassaallam

  35. 36

    Sigit wn said,

    Trm kasih atas infonya

  36. 37

    Bisa gak minta kapang jenis apa yang digunakan untuk fermentasi???

  37. 38

    lita said,

    lebih baik kedelai itu di rebus atau di kukus?

  38. 39

    hudi said,

    Pak Jatmiko yg saya hormati,
    bapak punya data mengenai jumlah produksi tahu di indonesia tidak?
    saya lagi membutukan nya untuk data skripsi saya. ^_^
    terima kasih..

  39. 41

    suhendar mirza said,

    Thanx banget ya atas tips nya,sumpah mau banget produksi tempe tahu,siapa tau jadi juragan tahu he..he..tp bagusnya kerja dulu d tukang tahu biar lebih pro


Comment RSS · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 101 other followers

%d bloggers like this: