Bacang

Versi I

Sumber: Mbak Ine

Ketan:
1 kg beras ketan, rendam 1 jam (bagi biasa beras, silakan lho di ganti)
3 siung bawang putih cincang
1/2 sdm garam
4 sdm minyak goreng (bagi non muslim, silakan pakai minyak babi)
1 sdm kecap asin

Isi:
700 gr daging cincang (babi, ayam, sapi)
100 gr lemak babi di potong dadu 0,5 cm (kalau pakai daging babi)
3 btg daun bawang iris halus
2 sdm kecap asin
6 sdm kecap manis
2 sdm angciu
1 sdt garam
2 sdm gula
1/2 sdt merica

bumbu halus
1 sdm ebi
10 butir bawang merah
5 siung bawang putih

Pembungkus:
Daun bambu, rebus sebentar, cuci dengan cara saling menggosokan 2 lembar daun.
bilas dengan air bersih. potong pangkal daun agar pangkal tidak runcing.

cara:
Ketan:
tumis bawang putih dengan minyak sampai kuning dan harum. masukkan garam, kecap asin dan ketan. Aduk aduk sampai minyak dan bumbu merata dan meresap pada ketan. Ketan masih berwujud rada mawur ya. karena tujuan menumis bukan mematangkan, tapi untuk mencampur bumbunya.

ISI:
campur jadi satu semua bahan isi, ambil 1 sdm daging, bulatkan, lakukan sampai semua daging jadi bulatan. siap di isikan ke dalam bacang.

Penyelesaian:
ambil 3 lembar daun bambu, 2 lembar di pasang saling berlawanan dengan overlaping pada pangkalnya kira kira 10 cm, pas di tengah di pasang daun yang ke tiga, lalu di buat contong.
isikan 1 sdm ketan sambil di buat kawah di tengahnya :-) masukkan segelundung daging, tutup dengan 1 sdm ketan. Bungkus bacang dengan rapi (sori gak bisa ceritanya, gak bisa menggambarnya, cuma bisa prakteknya)
Ikat dengan tali agel.

setelah bacang selesai di bungkus, ikat berkelompok misalkan masing2 ikatan 5. tujuannya, gampang mengambil dari panci saat sudah matang, gampang menghitung, dan gampang menggantungnya.

rebus bacang selama 4 jam, jika air menyusut, tambahkan air mendidih.
Jika menggunakan panci presto, merebus cukup 45 menit.

gantungkan bacang seketika setelah di angkat dari panci, supaya air menetes habis.
Makan setelah bacang dingin.

kalau mau pakai telur asin, saat membulatkan daging isi, isikan sebutir kuning telur asin mentah di tengah daging.

*****

Versi II

Sumber: Shinta Kania Wardhani

Bahan:
Beras ketan (rendam dulu dengan garam 3 jam lamanya)
Beras biasa, perbandingan beras ketan dan beras biasa 3:1
Daun Bambu yang kering, direndam dulu 3 jam supaya lemas.
Daging sapi Cincang atau Daging ayam cincang
Bawang bombay/ bawang merah, cincang halus
Bawang putih, cincang halus
Daun bawang, cincang halus
Kecap manis
Merica
Garam
sedikit gula
Bumbu china
Hoisin Sauce (bila suka)

Cara membuat:
- Setelah ketan direndam, campur dengan beras dan tanak sebentar.
- Tumis bawang putih dan bawang bombay sampai harum, masukan cincangan daging, tumis terus hingga daging matang.
- masukan bawang daun dan bumbu2 lainnya, tumis hingga semua bumbu tercampur dan daging matang, cicip
- angkat lalu tiriskan
- Siapkan daun bambu yang sudah direndam, lap dulu biar kering, lalu mulai bungkus bacang, masukan sebagaian campuran ketan dan beras, lalu masukan isinya, lalu masukan lagi campuran beras dan ketannya
- Setelah diikat, kemudian direbus sampai matang
- Air rebusan diberi garam merica kecap manis, gula, bumbu china. kalau tidak mau direbus bisa juga dikukus

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 95 other followers

%d bloggers like this: