December 11, 2009
· Filed under telur
Untuk 1 porsi
Bahan:
2 butir telur
2 sdm susu cair atau air soda
1/4 – 1/2 sdt garam
seujung sdt merica (bila suka)
seujung sdt bawang putih bubuk (bila suka)
1 sdm butter/margarine untuk menggoreng
Cara Membuat:
- Pecahkan telur ke dalam mangkok
- Kocok telur dengan whisk atau garpu
- Masukkan garam, merica, dan bawang putih
- Masukkan butter/margarine ke dalam wajan. Panaskan.
- Tuang kocokan telur ke dalam wajan. Tunggu sampai sedikit mengeras. ‘Angkat-angkat pinggiran dan dasar telur dengan sutil agar tidak kering.
- Bila bagian atas telur masih agak lembab, artinya telur sudah matang.
- Letakkan telur di atas piring.
Variasi: Dengan resep dasar ini, bisa dibuat berbagai macam omelet. Bisa Ditambahi daung seledri, peterselli, daun bawang, tomat yang dibuang isinya dan dipotong kecil-kecil, bayam, daging asap, keju, tumisan Champignon/jamur lainnya, tumisan ayam atau daging cincang, dan lain-lain.
Dengan resep yang sama bisa juga dibuat telur orak-arik. Caranya, setelah telur mulai mengeras, aduk-aduk hingga membentuk gumpalan. Besarnya tergantung selera. Gumpalan yang besar perlu lebih sedikit mengaduk.
December 11, 2009
· Filed under telur
Alat dan Bahan:
Telur ayam segar, temperatur ruang
1 sdm cuka
Air
Jarum/pembolong telur
Cara Membuat:
- Isi panci dengan air. Telur harus terendam seluruhnya dalam air. Tambahkan cuka. Tutup panci. Jerang air dengan api besar.
- Bolongi bagian bulat telur (rongga udara).
- Bila air sudah mendidih, masukkan telur pelan-pelan (dengan sendok atau alat sejenisnya). Tutup kembali panci.
- Lanjutkan masak dengan api sedang selama 5 menit.
- Angkat telur lalu siram sebentar dengan air dingin. Siap dihidangkan.
Bila telur yang digunakan disimpan di kulkas, maka caranya:
- Bolongi bagian bulat telur dengan jarum.
- Isi panci dengan air dingin. Masukkan telur. Jerang dengan api besar sampai air mendidih.
- Tiga menit setelah itu angkat telur dan siram sebentar dengan air dingin. Siap dihindangkan.
Variasi penyajian:
Kupas sebagian telur. Dengan bantuan sendok teh, angkat isinya dan letakkan ke dalam gelas lebar/mangkuk. Tambahkan sedikit butter, garam dan/atau herbs
Catatan:
- Fungsi cuka: Bila telur retak, cuka akan menutup retakan dan menghindari keluarnya putih telur yang lebih banyak.
- Fungsi disiram air dingin: agar isi telur tidak menempel di kulitnya sehingga mudah dikupas.
January 28, 2009
· Filed under daging dan jeroan sapi, telur
Sumber: Femina
Adonan Dasar – (Bakso Daging Sapi)
Bahan:
500 g daging sapi bagian lemusir, giling
500 g daging sapi tanpa lemak/
sandung lamur, giling
5 siung bawang putih, haluskan
1 sdt garam
1 sdt merica bubuk
300 g tepung sagu, ayak
60 ml putih telur ayam
50 g es batu, hancurkan
CARA MEMBUAT:
• Campur daging sapi, bawang putih, garam, merica, tepung sagu, dan putih telur.
• Proses adonan dengan bantuan food processor hingga halus. Tambahkan es batu jika adonan kurang lemas dan masih sulit dipulung. Angkat. Sisihkan.
• Simpan adonan hingga tahap
pembuatan selanjutnya.
Untuk 1500 g
Kalori per 100 g : 393
BAKSO TELUR PUYUH PEDAS
Bahan:
1/3 resep adonan dasar I
24 butir telur puyuh, rebus
hingga matang, kupas
3 sdm minyak, untuk menumis
75 g kapri, siangi
75 g jamur kancing kalengan, tiriskan
1 sdm asam jawa, rendam dalam 250 ml air panas, remas-remas, saring
1 sdt gula pasir
1 sdt garam
5 lembar daun jeruk purut
4 batang serai, ambil
bagian putihnya, memarkan
50 g kacang mete, goreng, tiriskan
1 sdm daun ketumbar cincang
Bumbu, haluskan:
8 buah cabai merah
1/2 sdt merica butiran
1/2 sdt terasi, bakar
10 butir bawang merah
5 siung bawang putih
Pelengkap:
6 porsi nasi putih
CARA MEMBUAT:
- Ambil 1 sdm penuh adonan dasar I, isi dengan telur puyuh, bentuk bulat, rapatkan. Rebus bakso dalam air mendidih hingga bakso mengapung, angkat. Belah bakso menjadi dua bagian, sisihkan.
- Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan bakso, kapri, jamur, air asam, gula, garam, dan daun jeruk, aduk rata hingga matang. Angkat.
- Taburi kacang mete dan daun ketumbar. Sajikan panas dengan pelengkap.
Untuk 6 porsi
Kalori per porsi: 397