Archive for tips

Konversi Resep Cake Sesuai Ukuran Loyang

Sumber: Mbak Ine <http://elkaje.multiply.com>

Sering kali kita ingin mencoba suatu resep cake, tetapi tidak punya loyang yang pas dengan ukuran bahan dalam resep tersebut. Atau….ingin menyesuaikan kebutuhan, sehingga harus menyesuaian besarnya cake. Misalnya, di resep menggunakan loyang 30X30X7 cm, sementara kita hanya punya loyang bulat diagmeter 20 cm tinggi 7 cm.

Menghitung perbandingan resep tidaklah sesulit yang di kira, hanya bermodal rumus dasar matematika untuk menghitung volume suatu benda.

Langsung saya gunakan contoh sbb:

Resep Sponge cake

7    Kuning Telur
3    Putih Telur
75  Gula
50  Terigu
15  Maizena
15  Susu Bubuk
85  Margarine

Satu resep  ini menggunakan loyang ukuran, 20X20 tinggi cake 4 cm

Jika akan menggunakan loyang ukuran lain, dengan komposisi resep yang sama, gunakan perbandingan volume cake yang di harapkan.

Loyang 20X20 tinggi cake 4 (Asal) , volumenya adalah 20X20X4 = 1600

Loyang lain yang akan di gunakan (Target) : 30X30 tinggi 3 cm,  volumenya : 30X30X3 = 2700

Nilai pembanding yang dipakai sebagai peng-kali resep adalah :

Target/Asal, atau 2700/1600 = 1.6875

Semua bahan, di kali dengan nilai pembanding ini (1.6875) , sehingga komposisi bahan untuk loyang 30X30 dengan tinggi cake 3 cm adalah:

Pembulatan bahan, boleh ke atas atau ke bawah, selisih nol koma sekian gram bahan tidak akan berpengaruh pada tekstur kue.

Jika menggunakan loyang bulat, hitung volume cake dengan rumus volume tabung.
Misalkan loyang bulat ukuran diagmeter 20 cm, dengan tinggi cake 4 cm

Rumus volume tabung : 22/7 X R X R X T
maka hasil perhitungannya : 22/7 X 10 X 10 X 4 = 1257

Nilai pembanding yang dipakai sebagai peng-kali resep adalah

Target/Asal, atau 1275/1600 = 0.79 -> bulatkan jadi 0.8

Hitung bahan, dengan jumlah asli di kali 0.8, maka kita akan dapat komposisi bahan untuk loyang bulat 20 cm tinggi cake 4.

Jika kita sering membuat berbagai ukuran cake, agar tidak selalu harus hitung-menghitung, buatlah tabel komposisi bahan baku untuk resep ini. Contoh:

note: O/20t4 singkatan dari Bulat 20, tinggi 4

Bagaimana dengan loyang tulban? atau Loyang bentuk-bentuk lain yang susah di hitung volumenya? Tak perlu pusing-pusing, isi loyang tsb dengan air, lalu ukur volume air tsb menggunakan gelas ukur. Hasilnya, bisa dipakai sebagai volume target, lalu lakukan perbandingan spt di atas.

Leave a comment »

Cara Melapis Tart dengan Butter Cream

Sumber: Fatmah Bahalwan

  • rapikan potongan cake bagian samping dengan pisau gerigi tajam, sesuai bentuk. Bulat, kotak, atau bentuk lainnya.
  • Bila perlu semprot seluruh cake dengan simple syrup atau minuman  lain sesuai selera.
  • Poles cake dengan butter cream tipis-tipis saja, supaya semua remahan cake menempel sempurna pada cake-nya.
  • Setelah remahan di-’amankan’, mulailah proses melapis selanjutnya. Masukkan BC kedalam plastic segitiga, semprotkan merata diseluruh dinding cake dan bagian atasnya. Rapikan.
  • Gunakan Scrapper bermotif, atau scrapper polos untuk merapikan polesan bagian pinggir atau dinding cake dan juga bagian atasnya. Posisi scrapper adalah 45’ kemiringan, gerakkan satu arah memutar (pakai lazy suzan) sampai didapat polesan yang rapi dan licin.
  • Cake siap dihias.

Comments (6) »

Daya Tahan Kue Kering

Sumber: Sahak Pribadi

Soal kadaluwarsa kuker tergantung jenis kukernya misalnya :
1. Nastar, ini jenis kuker yang tidak tahan lama kurang lebih 1 – 3 bulan karena isi nastar mengandung air sehingga setelah pemanggangan menjadi lembab atau tidak garing.
2. Kastengel/cookies dan sejenisnya, ini kuker yang paling tahan lama karena dari resepnya banyak menggunakan bahan- bahan kering sehingga bisa bertahan 1- 6 bulan. Sebab setelah pemanggangan kuker tersebut makin garing/ renyah.

Tips – tips untuk membuat kuker tahan lama antara lain :
1. Pilih bahan – bahan yang masih lama kadaluwarsannya.
2. Pakai tepung yang benar – benar kering. misalnya sebelum dipakai kita jemur dahulu atau disangrai.
3. Kalau memakai isi masak isinya harus benar – benar sudah kering atau sampai matang.
4. Pengunaan margarin atau batter jangan berlebihan.
5. Pemanggangan harus benar – benar dipastikan sudah matang.
6. Alasi kuker dengan kertas tissue untuk menyerp minyak setelah keluar dari oven.
7. Jangan terlalu cepat dimasukan kedalam kemasan tunggu sampai benar – benar dingin.

Comments (1) »